Copywriting: Pebisnis Wajib Tahu Teknik Pemasaran Ini

oleh Aicha Mahavikri

Akhir-akhir ini, Anda mungkin sering mendengar kata copywriting dan ingin mengaplikasikannya ke dalam strategi pemasaran Anda. Mungkin Anda sudah menemukan orang yang bisa menulis copywriting tapi hasil yang diberikan belum memuaskan.

Mungkin saja karena rasa tidak puas, Anda ingin belajar menulis copywriting secara mandiri dan mencari sumber-sumber yang membagikan ilmu ini secara gratis, sebelum Anda mencari kursus berbayar.

Ada beberapa hal yang sebaiknya Anda ketahui sebagai langkah awal mengenal teknik menulis iklan ini. Mengaplikasikan ilmu copywriting bisa memberi Anda keuntungan lebih. Jika sebelumnya Anda belum mengenal apa itu copywriting dan bagaimana mengaplikasikannya, silakan baca lebih lanjut.

Saya jamin, setelah Anda selesai membaca artikel ini sampai selesai, Anda ingin segera menerapkan copywriting dan berada satu langkah di depan kompetitor Anda.

Nah, sebelum Anda melangkah lebih jauh dengan memasukkan copywriting sebagai bagian dari strategi pemasaran Anda, pelajari lebih dalam mengenai satu teknik menulis yang bisa membuat produk Anda lebih laku berikut ini.

Apa itu
Copywriting?

Copywriting adalah seni merangkai kata-kata hingga menjadi tulisan yang berhasil mempengaruhi pembaca untuk melakukan hal yang diminta oleh penulis. Copywriting adalah bagian penting dari strategi marketing karena tulisan-tulisan dalam copywriting tersebut menentukan laku atau tidaknya suatu produk.

Kata ‘copywriting’ berasal dari dua kata yang digabungkan yaitu ‘copy’ dan ‘writing’. Copy berarti materi tertulis yang terdapat dalam buku, majalah, atau konten pemasaran. Sedangkan writing adalah menulis. Copywriting secara harfiah berarti menulis materi untuk iklan, pemasaran, buku, atau majalah. Hasil copywriting disebut dengan copy.

Orang yang membuat copywriting disebut copywriter. Mereka biasanya bekerja di agensi pemasaran, jasa periklanan, agensi penulisan, atau menjadi copywriter freelance. Copywriter juga umunya bekerja sebagai karyawan tetap di perusahaan percetakan atau perusahaan yang secara rutin memasarkan produk mereka.

Copywriter juga sering berkolaborasi dengan technical writer, yaitu orang yang menulis petunjuk atau informasi penggunaan suatu produk. Berbeda dengan copywriter yang menulis persuasi, tehcnical writer menulis untuk mengedukasi.

Tulisan teknik ini menggunakan banyak bahasa teknis dan istilah-istilah yang hanya familier untuk orang-orang yang menggeluti bidang tertentu. Tugas copywriter adalah menerjemahkan tulisan technical writer agar bisa menarik khalayak umum untuk membeli produk tersebut.

Seumpama saja Anda ingin menjual laptop baru, tulisan technical writer dan copywriter akan sangat berbeda. Perhatikan contoh berikut ini:

Apple menuliskan spesifikasi teknis Macbook Pro di website mereka. Tulisan ini disebut technical writing. Apakah Anda memahami arti spesifikasi di atas? Apakah Anda tahu mana yang akan Anda pilih hanya berdasarkan spesifikasi teknis?

Kalau iya, artinya Anda seorang nerd seperti saya, hehehe…

Kalau Anda kurang paham, klik selengkapnya dan Anda akan menuju Landing Page yang memuat copywriting.

Di halaman tersebut Anda bisa membaca hasil technical writing yang diterjemahkan menjadi copywriting agar lebih mudah dipahami oleh orang-orang biasa. Di bawah ini adalah contohnya.

Technical writing menyebutkan fitur prosesor Intel Core i5 4-core. Lalu, copy di bawah ini menjelaskan manfaat prosesor tersebut. Keseluruhan teks di gambar ini menjelaskan manfaat dari fitur (akan saya jelaskan di bawah) yang ada dalam Macbook Pro.

Apple Macbook Copy

Lihat pada gambar di bawah ini dan coba tebak, di mana copywriting-nya?

Coba tebak dulu. Kalau Anda sudah bisa membedakan technical writing dan copywriting, Anda bisa membuat copy jauh lebih baik daripada sebagian besar orang.

Saya tunggu ya…

….

Sudah?

Copywriting pada gambar di bawah ini dimulai di kalimat ke dua. Yaitu setelah kata ‘berarti’.

Apple Macbook Copywriting Grafis

Kalau Anda kesulitan membedakan mana copywriting dan technical writing, tanyakan pada diri Anda, “apa untungnya buat saya?”

Ngomong-ngomong soal keuntungan, silakan simak keuntungan dan kerugian copywriting di topik selanjutnya. Cukup ulir ke bawah.

Keuntungan dan Kerugian Copywriting

Sebelum Anda buru-buru menyewa jasa freelancer untuk membuat copywriting, simak dulu untung rugi menggunakan copywriting. Ada banyak copywriter yang menawarkan jasa mereka secara online namun hanya sedikit yang bisa memberi Anda keuntungan nyata.

Faktor keuntungan tersebut disebabkan oleh pengalaman dan pengetahuan penulis, teknik copywriting yang digunakan, produk yang dijual, target pasar, dan berbagai macam elemen penting lainnya.

Apa saja kelebihan copywriting?

1

Hemat dan efektif

Misalnya Anda memilih menyewa jasa marketer yang berbicara langsung pada satu prospek, marketer tersebut harus berbicara pada 1.000 atau 10.000 orang agar bisa menjual sesuai target. Hal ini tentunya memakan waktu, tenaga, dan biaya yang banyak. 

Menyewa jasa copywriter cocok jika Anda menginginkan strategi pemasaran yang hemat dan efektif. Misalnya, Anda sudah punya satu copy yang ingin Anda kirimkan ke 10.000 orang, maka Anda cukup menyebarkan copy tersebut ke 10.000 orang dan orang-orang itulah yang akan menghubungi Anda. 

Anda cukup duduk manis menerima telepon dari orang-orang yang benar-benar tertarik dan siap membeli. Jadi, Anda tidak menghabiskan waktu berbicara pada orang yang tidak tertarik pada produk Anda sejak awal.

2

Dapat dilacak

Setelah Anda menyebarkan 10.000 brosur, Anda bisa melihat berapa orang yang menghubungi Anda. Silakan hitung jumlah tersebut. Anda bisa melihat efektivitas dan keampuhan copywriitng yang Anda miliki.

Kalau Anda memiliki dua tipe atau lebih copwyriting, Anda bisa melakukan A/B Test dan lihat mana yang memberi Anda uang lebih banyak.

3

Aset berharga jangka panjang

Satu copy buatan copywriter yang ahli bisa menjadi aset usaha Anda hingga sepuluh tahun kedepan. Anda bisa gunakan satu copy berulang-ulang dan mencobanya pada berbagai target pasar.

Investasikan modal Anda pada copywriter yang benar-benar mengerti pasar yang Anda geluti dan berdedikasi. Tim marketer yang Anda bangun atau sewa sebaiknya memiliki satu copywriter yang memahami niche Anda.

Dibalik keuntungan menjanjikan yang membuat setiap pebisnis tergugah, copywriting juga memiliki sisi buruk yang sebaiknya Anda pahami:

Apa saja kekurangan copywriting?

Apa saja kekurangan copywriting?

1

Copywriting hanyalah alat

Copywriting adalah alat untuk jualan. Perusahaan Anda bisa menggunakan copywriting dan langsung closing jika produk Anda bukan barang mewah.

Tapi jika produk Anda berada di kisaran lima juta dollar, Anda tidak bisa menggunakan copywriting untuk closing.

Anda pasti tidak mau membeli pesawat Cessna Citation Mustang hanya dari tulisan, kan? Anda ingin bertemu dengan sales person perusahaan dan dijamu makanan mewah di hotel.

Meskipun copy Anda berhasil menjaring calon pelanggan, harus ada seseorang yang bertugas untuk closing, terutama barang-barang dengan harga fantastis.

2

Komisi tambahan

Beberapa copywriter menawarkan jasa mereka dengan satu kali pembayaran di awal dan mereka tidak menerima komisi tambahan dari penjualan yang berhasil. Beberapa lainnya, akan meminta komisi tambahan dari setiap penjualan. 

Mereka berhak meminta komisi ini karena Anda menggunakan tulisan buatan mereka. Hal ini umumnya disebut royalti. 

Berapa royalti yang harus Anda bayarkan?

Tidak ada pedoman khusus. Royalti copywriter sesuai dengan kesepakatan bersama. Beberapa copywriter yang saya tahu mendapatkan komisi mulai 4% hingga 18%.

3

Mahal

Ada banyak penulis di luar sana yang menawarkan jasa copywriting. Tapi sedikit yang benar-benar memahami copywriting sebenarnya. Copywriter yang benar-benar tahu dan paham akan selalu dikejar-kejar pebisnis dan perusahaan.

Copywriter seperti ini jelas saja mahal. Tergantung pengalaman dan sejarah penjualan yang berhasil dilakukan, jasa mereka bisa sangat bervariasi.

Sisi baiknya, siapapun bisa jadi copywriter. Kalau Anda memiliki waktu luang, tidak ada salahnya belajar copywriting sembari mencari copywriter yang sesuai dengan keuangan dan sektor bisnis Anda.

Bisnis dan Pengusaha yang Memerlukan Copywriting

Siapa saja yang perlu menggunakan copywriting? Apa usaha Anda benar-benar perlu menggunakannya?

Sebagian besar bisnis memerlukan seseorang yang bertugas menulis. Majalah, buku, internet, semuanya adalah hasil kerja keras seorang (atau lebih) copywriter. Di jaman serba digital ini, penulis semakin dibutuhkan karena semakin banyak orang menyerap informasi dengan membaca dari Internet.

Meskipun masih banyak yang malas membaca, tetap saja media sosial dan Wikipedia menggunakan tulisan. Tulisan memberikan Anda informasi lengkap dan lebih mudah diulang-ulang.

Kalau bisnis Anda berada di media sosial atau marketplace, Anda akan diminta menulis. Benar, tidak?

Setiap lapak yang Anda buat untuk mempromosikan produk Anda di Shopee, harus Anda tulis.

Deskripsi produk yang Anda tulis untuk pelanggan yang menghubungi Anda lewat WhatsApp, harus Anda ketik.

Jawaban yang Anda berikan atas pertanyaan calon pelanggan di kolom komentar Facebook, harus Anda ketik juga.

Satu postingan foto Instagram pun memerlukan caption yang, lagi-lagi, harus Anda tulis.

Semua tulisan adalah copywriting jika tujuan Anda adalah mempengaruhi pembaca agar melakukan hal yang Anda inginkan. Dalam hal ini, membeli produk Anda. Betul, tidak?

Jadi, apakah bisnis Anda memerlukan copywriting?

Kalau bisnis Anda adalah bisnis berkelanjutan (alias bukan musiman) maka sekarang adalah saat yang tepat untuk menggunakan copywriting. Tulisan-tulisan persuasif membuat Anda terhubung dengan pelanggan Anda dan membangun loyalitas.

Pelanggan yang loyal adalah aset yang sama berharganya dengan emas. Tanpa pelanggan yang siap membeli produk, bisnis Anda harus siap-siap gulung tikar.

Sekarang ini, membangun brand dilakukan melalui media sosial, blog, web, bahkan majalah.

“Wah, majalah?” tanya Anda.

Benar sekali. Perusahaan asuransi yang saya ikuti memberi saya majalah setiap bulan yang berisi tentang artikel kesehatan, tips, dan tentu saja, promo peluncuran produk baru.

Dari mana Anda bisa mendapatkan konten untuk media-media di atas?

Dari penulis, tentu saja.

Momen dan Waktu Terbaik untuk Menggunakan Copywriting

Tenang saja. Anda tidak harus menggunakan jasa copywriter di setiap postingan Instagram atau Facebook. Meskipun kalau ingin brand Anda stabil dan memiliki ‘suara’ yang didengar, ada baiknya memberikan pelatihan copywriting bagi admin media sosial Anda. 

Ada momen-momen dan waktu terbaik bagi Anda untuk menggunakan copywriting profesional. Kecuali jika Anda memiliki pengalaman copywriting untuk pemasaran, Anda sebaiknya tidak menulis copy Anda sendiri.

Anda mungkin memerlukan copywriter di situasi berikut ini.

1

Anda memasang iklan

Kalau Anda berencana mengeluarkan uang untuk Google Ads, Facebook Ads, atau Instagram Ads, pastikan Anda menggunakan copywriting yang ditulis oleh profesional. Jangan minta copy pada tim marketing Anda jika mereka tidak memiliki kemampuan. Mereka akan terbebani dan malah menghasilkan iklan yang aneh.

Tak jarang iklan yang dibuat malah menyuarakan hal yang salah, tidak tepat, dan berakibat turunnya pamor brand Anda. 

Kalau Anda ingin memperbarui merek bisnis Anda, sekarang adalah saat yang tepat untuk menggunakan jasa copywriter profesional.

2

Strategi pemasaran Anda saat ini tidak bekerja

Anda sudah punya blog, website, dan memasang produk Anda di marketplace. Tapi hasilnya tidak sesuai yang Anda targetkan.

Mungkin website Anda sepi. Mungkin konten blog Anda tidak menarik untuk dibaca. Mungkin Anda sudah memberikan deskripsi produk yang jelas di marketplace, tapi pesanan yang masuk jauh di bawah target

Mungkin Anda sudah menggunakan brosur yang sama untuk sekian tahun, dan hasil yang dibawa sama sekali tidak memuaskan.

Kalau Anda mengalami satu atau lebih masalah seperti di atas, maka Anda sebaiknya mulai menggunakan copywriting.

3

Meluncurkan produk baru

Anda meneliti pasar dan kebutuhan mereka. Setelah menemukan apa yang pasar perlukan, Anda merancang produk dengan hati-hati. Lalu, Anda bersiap meluncurkan produk tersebut ke pasar.

Kalau Anda tidak ingin rugi waktu, tenaga, dan uang yang sudah Anda keluarkan untuk membuat produk, pastikan Anda menggunakan copywriting yang disusun matang oleh copywriter yang Anda percaya.

Alih-alih mendapat untung, pesan iklan Anda malah berujung hujatan, makian, dan tentu saja merusak brand.

4

Anda memerlukan konten segar, baru, dan bebas plagiasi

Konten baru dan unik adalah jantung bergeraknya media sosial dan Internet. Target pasar Anda tidak menyukai konten duplikasi apalagi repost. Memang, membuat konten unik dan original memerlukan waktu lebih lama. Tapi kalau Anda serius membangun brand, pertimbangkan satu hal ini.

Membayar copywriter untuk membuat konten segar yang persuasif bisa menghemat waktu Anda. Brand Anda akan sering diingat oleh target pasar sebagai brand yang unik, fresh, dan bukan repost. Ingat, bahkan Google pun membenci konten repost dan duplikat.

5

Ingin membangun interaksi dengan follower

Bersosialisasi di media sosial (duh, namanya saja media sosial) adalah bukti keberadaan Anda di Internet. Orang barat menyebutnya dengan istilah online presence.

Kalau Anda menginginkan peningkatan interaksi media sosial, copywriter bisa membantu mewujudkan target tersebut.

Copywriter yang benar-benar pantas dibayar mampu menciptakan konten unik untuk mendorong jumlah klik, kunjungan, dan interaksi media sosial Anda maupun website.

Tempat Strategis untuk Copywriting

Setelah Anda mengetahui keuntungan copywriting dan waktu terbaik memanfaatkan teknik ini, ada satu hal lagi yang harus Anda pertimbangkan. Apa itu?

Hal tersebut adalah, di mana Anda sebaiknya memasang copywriting?

Anda memiliki banyak pilihan untuk meletakkan copywriting, tergantung fokus target pasar Anda, apakah offline atau online. Kalau Anda fokus pada penjualan offline, berikut ini adalah tempat terbaik untuk menggunakan copywriting:

1

Baliho atau spanduk

Masih ingat iklan Gojek di Kuningan, Jakarta?

Ini adalah salah satu penggunaan copywriting yang spot on. Iklan ini viral di Internet dan banyak orang mengapresiasi Gojek. Kalau Anda perhatikan, iklan ini hanya tulisan saja. Tidak ada desain yang keren atau wah. Tapi banyak yang baca karena letak iklan tersebut tepat sekali. Ditambah copywriting yang keren, tidak heran kalau iklan ini disukai millenial (yang memang target utama mereka).

Iklan Gojek di Kuningan
2

Brosur dan sejenis

Brosur, poster, flyer, pamflet adalah media terbaik untuk menampilkan copywriting Anda. Anda bisa menggunakan brosur yang jelas-jelas tampak seperti iklan, atau brosur yang tampak seperti surat.

3

Majalah dan Koran

Di mana lagi Anda akan menempatkan copywriting kalau bukan di media cetaak koran dan majalah? Anda bisa membuat artikel informasi yang berujung menawarkan produk Anda. Ini biasa disebut infomercial atau advertorial.

4

Surat langsung

Saya masih ingat salah satu kampus swasta di Yogyakarta menggunakan metode surat untuk mengirimkan iklan mereka. Mereka mengirimkan surat pada siswa-siswi SMA yang baru lulus (entah darimana kampus ini dapat informasi alamat siswa), lalu membuat surat tersebut tampak seperti surat resmi dari kampus.

Surat tersebut menjabarkan biaya kuliah, program studi, beserta voucher diskon untuk peserta yang mendaftar sebelum batas waktu tertentu.

Ini adalah cara penggunaan copywriting yang tepat. Biasa disebut sebagai direct mail atau surat langsung.

Sedangkan untuk mendorong penjualan online, ada banyak sekali tempat-tempat di Internet untuk menampilkan iklan. Sedikit contohnya saja berikut ini:

1

Landing Page

Salah satu media pemasaran internet yang paling sering digunakan dan disebut-disebut sebagai sales page online adalah Landing Page.

Apa itu Landing Page?

Landing Page adalah halaman yang akan dibaca oleh calon pelanggan setelah mengklik produk Anda di iklan internet.

Landing Page ini memuat informasi mendetail mengenai produk seperti tajuk utama, manfaat, komposisi (jika ada), testimonial, cara pemesanan atau pembelian, ulasan pengguna, klaim, garansi, dan tombol beli.

Untuk membuat Landing Page, Anda harus mengerti cara membuat website lalu menyusun konten sesuai yang disebutkan di atas.

2

Facebook dan Instagram Post

Orang-orang yang menghabiskan waktu di Internet adalah target terbaik untuk menunjukkan tulisan iklan Anda. Mereka biasanya mencari berita atau cerita di laman Facebook atau Instagram.

Gunakan kesempatan ini dengan membuat copywriting Anda nampak seperti cerita, lalu tutup dengan memberikan penawaran.

3

Twitter

Dengan pembatasan jumlah karakter yang bisa Anda ketik di setiap Tweet, kombinasikan dengan Landing Page. Berikan headline untuk tweet, lalu sisipkan tautan menuju Landing Page atau advertorial.

4

Marketplace

Pasar online seperti OLX, Tokopedia, Kaskus FJB dan sebagainya bisa jadi tempat menampilkan copywriting jika Anda mengoptimasi iklan Anda agar mudah ditemukan dan menampilkan elemen-elemen mendetail tentang produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Secara pribadi, saya jarang menggunakan marketplace karena harga yang ditawarkan sudah hancur duluan dan Anda harus menekan keuntungan untuk bisa bersaing dengan penjual lain.

Kepada klien-klien saya, saya usahakan memberi saran untuk tidak bergantung pada marketplace dan lebih baik memiliki website sendiri meskipun kecil.

5

Iklan mesin pencari

Google, Bing, Yahoo, adalah tiga raksasa mesin pencari yang biasa disebut search engine. Anda bisa menampilkan iklan Anda di halaman depan masing-masing perusahaan.

Selain mesin pencari, Google menyediakan banyak layanan iklan lainnya. Ini adalah hal yang sebaiknya Anda diskuiskan dengan tim digital marketing yang memahami cara beriklan di Google dengan tepat agar dana iklan Anda bisa memberi keuntungan maksimal.

Ingat bahwa peletakkan copywriting harus memperhitungkan buyer persona Anda. Meskipun iklan tersebut memasarkan produk atau jasa Anda, target pasar adalah orang-orang yang harus ada di pikiran Anda ketika menyusun setiap langkah beriklan. Mulai dari menulis hingga memajang iklan, buyer persona harus selalu dalam pikiran Anda.

Cara Membuat Copywriting Anda Sendiri

Setelah Anda mengenal copywriting lebih dekat, ada baiknya Anda sebagai pebisnis belajar membuat copywriting. Siapa saja bisa membuat copywriting asalkan bisa menulis dengan baik dan benar.

Kenapa harus baik dan benar?” tanya Anda.

Tulisan yang tidak sesuai dengan PUEBI malah akan menurunkan minat baca calon pelanggan. Belum lagi kesalahan yang sebanarnya Anda perbaiki dengan belajar lebih giat.

Copywriting yang Anda buat sebaiknya mengikuti panduan dasar berikut ini:

1

Tajuk Utama

Bagian ini akan dibaca pertama kali oleh calon pelanggan. Buat tajuk utama yang langsung menjelaskan manfaat secara garis besar. Anda juga bisa menyisipkan janji yang bisa Anda tepati di dalam tajuk utama.

2

Manfaat

Sebutkan manfaat sebanyak mungkin. Caranya, tuliskan fitur terlebih dulu, lalu tanyakan “terus emangnya kenpa kalau [fitur]?”. Misalnya, fitur Anda adalah tepung mocaf. Lalu tanyakan pada diri Anda, “terus emangnya kenapa kalau tepung mocaf?” Jawaban pertanyaan tersebut adalah manfaat yang harus Anda tulis.

3

Ulasan

Ulasan atau testimonial adalah social proof yang menunjukkan kredibilitas produk dan jasa Anda. Jangan gunakan ulasan palsu atau testimonial pesanan karena calon pelanggan bisa mendeteksi ulasan asli dan palsu.

4

Garansi atau Janji

Garansi penting diberikan karena itu artinya Anda menjamin kualitas produk Anda dan siap menanggung resiko jika kualitas produk Anda ternyata tidak sesuai dengan iklan Anda.

Berikan juga penjelasan lebih lanjut mengenai janji Anda di tajuk utama. Hindari memberi janji berlebihan dan tidak masuk akal. Lagi-lagi, calon pelanggan bisa mendeteksi janji palsu.

5

Call to Action

Call to Action (CTA) bisa berupa nama dan nomor kontak yang harus dihubungi oleh calon pelanggan untuk mendapatkan penawaran Anda. Berikan CTA yang jelas dan rinci. Hindari CTA yang rumit, apalagi salah.

Penutup

Copywriting adalah elemen penting dalam strategi pemasaran. Terlepas apakah Anda menganut metode pemasaran langsung (direct marketing) atau tidak langsung (indirect marketing).

Bagi Anda yang mengaplikasikan Inbound Marketing, copywriting juga bisa membantu Anda berkomunikasi lebih baik dengan pelanggan dan menjaga mereka tetap loyal. Jaga sebaik mungkin pelanggan yang sudah membeli produk Anda. Baik yang membeli sekali ataupun berkali-kali, Anda harus selalu memberikan pelayanan terbaik.

Aicha Mahavikri

Aicha Mahavikri

×

Topik Bahasan