Apa itu konten AGC

Malas Tulis Konten? Ini Caranya Untuk Tetap Dapat Uang dari Blog

Masalah utama bagi blogger pemula adalah tidak bisa atau malas menulis, tapi masih ingin mencoba mendapatkan uang dari blog dengan cara yang cepat dan instan. Tidak peduli resikonya, asal dapat uang.

  • Plugin Auto Generated Content (AGC) membuat konten untuk Anda secara otomatis
  • Konten AGC diambil dari blog dan website yang sudah ada
  • Tak jarang konten yang terambil berhak cipta
  • Cepat terindeks dan ranking, namun cepat juga hilang karena melanggar ketentuan Google
  • Monetize blog AGC melalui Iklan CPC, CPM, CPS, dan platform lainnya
  • Kalau Anda bisa hidup mengesampingkan dan memanajemen resiko, maka AGC cocok untuk Anda

Baru-baru ini booming kembali soal konten AGC atau Auto Generated Content yang bikin cepat kaya, menjanjikan keuntungan jutaan rupiah melalui Adsense. Sebenarnya apa sih AGC ini?

Auto Generated Content adalah plugin yang biasanya dipasang di WordPress untuk membuat konten blog atau halaman secara otomatis. AGC mendapatkan data dari Google Image, Bing, Yahoo, Pinterest, dan seluruh internet yang pokoknya bisa dijadikan sumber data.

Di pertengahan Agustus 2019 ini muncul kembali Plugin AGC yang sudah sempat populer. Judul yang dituliskan dalam Landing Page-nya bun menurut saya cukup mengindikasikan hal negatif.

Sebagai penulis manual, saya tidak mengikuti perkembangan tools seperti AGC ini. Jangankan AGC, saya bahkan tidak paham mengenai Word Spinner.

Cara Kerja AGC untuk Mendapatkan Uang

Uang dari blog berasal dari CPC, CPM, dan lainnya.
Uang dari iklan CPC, CPM, dan lainnya

Sebagai penulis, tentu saya penasaran dengan cara kerja AGC. Apalagi dengan berbagai testimonial bahwa mereka cepat kaya dengan AGC. Bagaimana mungkin robot bisa menghasilkan tulisan yang bagus?

Jawaban yang saya temukan ternyata cukup menganggu.

Auto Generated Content mengambil tulisan atau gambar dari berbagai macam website lain yang sudah ada dan ‘menjahitnya‘ jadi satu konten baru. Seringnya kalimat yang dihasilkan tidak masuk akal jika dibaca manusia.

Orang-orang yang membuat blog dengan AGC biasanya membuat 10 sampai 20 website untuk jadi senjata mereka. Satu website bisa mentarget 1.000 keywords.

Jika satu website mendatangkan 1 pengunjung untuk 1 keyword, maka 1.000 keywords akan mendatangkan 1000 pengunjung dikali 10 website yang mereka miliki.

Nah, bagaimana cara kerja AGC ini bisa membuat Anda mendapatkan uang dari blog?

Jawabannya adalah iklan.

Banyak kesaksian yang beredar bahwa mereka mendapatkan ribuan dollar dengan AGC. Singkatnya, mereka cepat kaya dengan membuat konten AGC yang kemudian diarahkan agar pengunjung mengklik, share, atau apapun yang Anda kehendaki agar menghasilkan dolar.

Mungkin Anda pernah mendatangi website dengan konten AGC itu sendiri. Coba ingat, mungkin sepuluh tahun lalu ketika Anda memasukkan kata kunci di google yang sangat panjang, tampak ada satu website yang menjawab pertanyaan Anda.

Ketika Anda klik, kontennya tidak ada.

Itu adalah salah satu website yang dibuat dengan AGC.

Mereka bisa menampilkan keyword yang Anda cari di Google dan menandai kata-kata yang Anda masukkan, sehingga ketika kali berikutnya ada orang yang mencari dengan kata-kata yang sama, kontennya sudah tersedia.

Darimana Konten Buatan AGC Berasal?

Mungkin ada sebagian konten yang ditulis manual oleh pembuatnya, sehingga databasenya original dan ketika kita membeli AGC, maka kita juga sudah membeli konten yang termasuk di dalamnya.

Sayangnya, sebagian besar atau bahkan seluruh konten AGC mengambil tulisan dan gambar yang sudah ada di website lain.

Biasanya sih tanpa ijin.

Algoritma Google yang semakin berkembang tentu saja bisa mengidentifikasi perbedaan konten berkualitas dan konten AGC. Blog-blog AGC seperti itu biasanya tidak akan tahan lama. Dalam 2-3 hari, website tersebut akan menghilang dan mereka akan buat website baru lagi.

Apakah AGC Berbahaya?

Sebagai penulis, saya tidak merasa terancam dengan keberadaan AGC. Pada akhirnya manusia yang membaca konten bisa membedakan tulisan yang dibuat oleh manusia dan yang dibuat oleh robot.

Hingga saat ini belum ada mesin yang bisa memilik diksi atau pilihan kata yang tepat untuk menyampaikan sesuatu.

Itulah mengapa jasa penerjemah masih dibutuhkan.

Saya meyakini bahwa konten yang bagus adalah aset suatu website. Ketika Anda menulis hari ini, konten Anda masih tetap akan ada 20 tahun mendatang dan masih tetap bisa mendatangkan uang.

Memang tidak instan, tapi dampaknya luar biasa untuk jangka panjang.

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan AGC, pahami bahwa konten-konten tersebut diambi dari tulisan manual orang lain. Ketika tidak ada penulis manual, tidak akan ada AGC.

Dan mengambil apapun milik orang lain tanpa ijin, sama dengan mencuri. Uang yang dihasilkan dari sumber yang tidak baik, tentu hasilnya pun tidak baik.

Tapi mungkin ini masih area abu-abu bagi sebagian orang. Tapi saya cari amannya saja. Toh saya masih mampu menulis konten yang mudah-mudahan bermanfaat bagi sebagian orang.

Apakah AGC Melanggar Peraturan?

Bisa ya dan tidak. Untuk mengutip Genie dalam film Aladdin terbaru, saya akan bilang: “There is a lot of grey areas in that question.”

Kalau konten AGC yang Anda buat mengandung tulisan dengan hak cipta, maka ya, Anda jelas melanggar peraturan meskipun konsekuensinya tidak terlalu jelas.

Google sendiri sepertinya tidak turut campur terlalu banyak dan tidak akan mengambil langkah hukum meskipun konten Anda melanggar hak cipta atau DMCA (Digital Millenium Copyright Act).

Palingan konten AGC Anda bisa di takedown dan dihapus dari Index.

Dan Anda tinggal bikin baru.

Mendapatkan Uang dari Blog AGC

Memang trafik memegang peranan tinggi untuk iklan CPC, CPM, CPS dan lainnya. Inilah yang menjadi sumber pendapatan blog yang memakai konten AGC.

Blog dengan AGC biasanya dibuat dengan subdomain gratisan seperti blogspot dan wordpress, lalu menyerang index Google agar cepat terindeks dan ranking. Ini adalah selling point utama tools plugin Auto Generated Content.

Rumusnya kira-kira seperti ini

Index + Ranking = Pengunjung

Pengunjung x Iklan = $$Uang$$

Jika Anda bisa hidup dari uang yang Anda hasilkan dari membuat konten AGC, sangat mungkin Anda bisa mendapatkan uang dari blog ber-AGC tanpa pernah menulis sama sekali.

Ketika algoritma Google semakin canggih dan pintar, plugin AGC pun akan semakin pandai. Tapi pengunjunglah yang akan menentukan kualitas dan jika tulisan Anda bagus, tentunya akan tetap mejeng di Page One Google tanpa lekang oleh waktu.

Lagipula, semakin sering Anda menulis, semakin bagus tulisan Anda. Ketika Algoritma Google berubah, Anda masih bisa menulis dan 20 tahun kemudian, sangat mungkin Anda jadi kaya karena tulisan Anda.

Solusi Aman Untuk yang Malas Menulis

Ada banyak jasa copywriting yang bertebaran di luar sana. Anda hanya perlu mencari yang sesuai dengan budget dan selera.

Kalau Anda malas menulis atau tidak punya waktu untuk belajar menulis, berinvestasilah pada penulis berpengalaman yang membuat konten manual berdasarkan riset dan fakta.

Dengan cara ini Anda bisa mendapatkan uang halal dari blog tanpa abusing the system apalagi mencuri konten orang lain.

Wordpixels Creative selalu membuat konten berkualitas untuk website dan blog Anda, didukung dengan fakta dan disesuaikan dengan target audience. Mulai Rp 45.000 Anda sudah bisa mendapatkan 3 konten berkualitas untuk aset blog Anda.

Apakah Anda tertarik dengan Auto Generated Content? Tuliskan di kolom komentar jika Anda punya pendapat lain.

Credit Featured Illustration Business vector created by freepik – www.freepik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *