Skin Care Banner

Dengan Copywriting, Bisnis Skin Care Melejit Hingga 132%

Bisnis Skin Care memang menjanjikan. Apalagi jika produk Anda dilengkapi dengan compelling copywriting, di-endorse oleh Instagram Influencer atau beauty blogger. Peran selebgram dalam menebarkan pengaruh memang sangat luar biasa (namanya juga influencer).

Nah, kalau Anda punya budget iklan produk perawatan kulit untuk endorse para beauty blogger, saya sarankan juga untuk ‘membungkus’ skin care Anda dengan copywriting yang oke.

Tentukan Niche Bisnis Skin Care Anda

Bisnis Skin Care sudah banyak dan menjamur di kota-kota besar. Anda harus berkompetisi dengan spa dan salon yang menyediakan perawatan kulit dengan harga murah dan Copywriting bisa membantu Anda.

Perusahaan-perusahaan besar seperti Unilever menginvestasikan milayaran rupiah untuk iklan produk mereka. Wajar kalau Dove, Clear, Lifebuoy, Lux, dan sebagainya mendominasi pasar.

Jadi gimana caranya Anda yang pemain kecil dengan budget tipis tapi punya brand skin care yang berkualitas, bisa menarik minat pasar di tengah ramainya produk-produk serupa?

Anda harus bermain di sektor yang lebih kecil dengan menargetkan pasar yang spesifik.

Fokus dan persempit pasar produk Anda. Lihat di mana ada potensi pasar yang belum digarap oleh industri-industri besar.

Misalnya produk Anda adalah krim pencerah wajah untuk mbak-mbak kuliah yang sedang KKN.

Skin care Anda menggunakan bahan-bahan alami yang diracik langsung dengan resep keluarga secara turun-temurun.

Atau skin care Anda impor dari Korea dan Jepang yang terkenal sebagai kiblat kecantikan Asia?

Tonjolkan kekhasan produk Anda dan jadikan itu poin utama penjualan. Anda harus bisa mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan produk Anda sendiri.

Buyer Persona dan Skin Care yang Mereka Cari

Setiap Copywriting yang menjual, selalu ada Buyer Persona di baliknya. Kenali siapa pembeli Anda sebenarnya. Jika Anda salah dalam menentukan siapa yang akan membeli Skin Care Anda, besar kemungkinan bisnis Anda tidak bertahan lama

Pada awalnya, Anda bisa membuat buyer pesona dengan perkiraan. Tapi kedepannya, Anda harus rajin menanyai dan mewawancarai pembeli (dengan sedikit giveaway).

Idealnya, buyer persona akan semakin detail seiring dengan banyaknya pengguna. Anda akan mendapati buyer persona berubah, bahkan berbeda jauh dari apa yang Anda buat di awal.

Kadang, yang paling banyak membeli produk Anda adalah orang-orang diluar target buyer Anda.

Meskipun buyer persona idealnya dibuat berdasarkan penelitian, survey, dan interview dari pengguna atau target, Anda bisa membuat buyer persona untuk skin care dengan memuat data seperti:

  • Jenis kelamin
  • Usia
  • Latar belakang keluarga atau pernikahan
  • Pendapatan
  • Tempat Tinggal
  • Karir
  • Merk skin care yang sudah mereka pakai
  • Tempat mereka biasa Hangout
  • Preferensi
  • Masalah kulit yang dihadapi
  • Bagaimana produk skin care Anda bisa membantu
  • Hal yang tidak mereka sukai

Dengan sosial media sekarang ini, Anda bisa lihat apa yang dibicarakan target Anda melalui twitter, Facebook, atau Instagram.

Lakukan sedikit stalking. Apa yang mereka cari dari suatu produk skin care?

Kutip kata-kata mereka dan jadikan itu bagian dari buyer persona.

Tulis Deskripsi Produk dan Keunggulan Skin Care Anda

Deskripsi Produk Kecantikan dengan Copywriting
Deskripsi Produk yang Lengkap Mempersingkat Sales Funnel
Background vector created by freepik – www.freepik.com

Karena budget marketing skin care Anda terbatas, Anda tidak bisa mempekerjakan agen untuk menjual produk Anda dan menjawab pertanyaan calon pembeli setiap saat.

Copywriting yang Anda buat di Instagram atau Facebook Post, WhatsApp broadcast, atau di katalog Website harus bisa menjual dan menghidupi bisnis Skin Care Anda. Untuk produk perawatan kulit, umumnya Anda perlu menulis:

  • Manfaat Produk
  • Hasil kerja yang diharapkan
  • Riset laboratorium dan uji coba (jika ada)
  • Cara pakai
  • Komposisi

Buat serangkaian daftar pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan oleh calon pembeli dan tulis jawabannya. Cara paling mudah adalah dengan membuat Frequently Asked Question (FAQ).

Buat Kalimat yang Padat dan Efektif Tanpa Jargon Bisnis

Copywriting adalah menyusun kata-kata supaya bisnis jualan Skin Care Anda lebih laris. Jangan terpaku dengan tata bahasa Indonesia. Menulislah seperti Anda bicara normal.

Hindari penggunaan jargon atau istilah-istilah khusus. Gunakan gaya bahasa yang sesuai untuk target Anda.

Headline adalah bagian krusial dari Copywriting Anda. Laku tidaknya jualan Anda 80% ditentukan oleh headline. Buatlah headline yang menyertakan manfaat dan merangsang emosi. Jika headline Anda sudah menarik pasar, kalimat-kalimat setelah headline akan melanjutkan proses penjualan.

Coba gunakan beberapa kata di bawah ini untuk menarik perhatian:

  • Mewah
  • Hemat
  • Luar Biasa
  • Penemuan Baru
  • Rahasia
  • Wajib punya
  • Satu-satunya
  • Manjakan
  • Kamu pasti suka
  • Cepat
  • Instan

Buat Copywriting bisnis seolah-olah Anda sedang menjual skin care pada SATU orang di hadapan Anda. Pertimbangkan pilihan kata yang Anda gunakan dalam copy Anda, pikirkan apa yang menarik minat pembeli.

Jangan berbohong mengenai produk Anda. Riset dulu lebih dalam tentang skin care yang Anda jual. Jika sudah ada penelitian laboratorium di masa lalu, cantumkan saja. Sertakan juga testimonial dan social proof.

Gunakan hiperbola, tapi tetap memberi fakta.

Jelaskan sedetail mungkin pada pelanggan agar mereka merasa percaya diri dan antusias membeli produk Anda.

Sebutkan Fitur dan Manfaat yang Ada di Skin Care Anda dan yang Tidak Ada

Jika Anda menulis deskripsi produk skin care, penting untuk menyebutkan apa yang terkandung di dalamnya dan yang tidak.

Misalnya jika skin care Anda organik, Anda bisa menyebutkan kandungan seperti petroleum jelly, aloe vera, madu, jojoba oil, avocado oil, coconut oil, dan lainnya.

Sebutkan manfaat masing-masing kandungan dengan jelas.

Tambahkan juga klaim seperti ‘tanpa bahan kimia’ atau not tested on animals. Meskipun skin care Anda berlabel natural / alami, artinya bisa beragam. Jelaskan lebih detail, buat pelanggan Anda merasakan ke-alami-an skin care Anda.

Tips Copywriting Bisnis Skin Care: Ikuti 4 Tren Utama

Menurut Forbes, ada 4 tren utama di bidang produk kecantikan. Coba lihat apakah skin care Anda bisa mengikutinya:

  • The Instant Fix (Memperbaiki dengan cepat). Ini tren terbesar di produk kecantikan. Calon pembeli menyukai hasil yang cepat dan instan. Umumnya produk skin care kategori ini menggunakan hasil uji laboratorium untuk menghilangan kerutan, wajah kusam, dan bintik hitam dengan INSTAN!
  • The Doll Look (Cantik bak boneka). Penggunaan make up tebal dan kesan kulit tanpa cacat seperti boneka Barbie. Tidak peduli bagaimana caranya, yang mereka inginkan adalah KESEMPURNAAN. Meskipun harus operasi plastik.
  • Skin Care from the Earth (Perawatan Kulit Alami). Bertumpu pada penggunaan bahan-bahan NATURAL dan ALAMI, dengan persepsi bahwa tubuh dan pikiran adalah satu kesatuan untuk kecantikan luar dalam. Tren ini bagian dari gaya hidup sehat, tidak sekedar memperbaiki penampilan luar.
  • Customization and Personalization (Kustomisasi dan Personalisasi). Menggunakan data pelanggan untuk membuat skin care yang disesuaikan dengan kebutuhan. Perusahaan yang terjun di tren ini beranggapan bahwa rutinitas seseorang berbeda-beda dan perawatan yang mereka butuhkan pun berbeda.

Umumnya konsumen skin care wanita suka mencoba produk baru dan akan merekomendasikannya ke teman-teman. Jika brand Anda cukup kreatif, mereka akan membagikan produk Anda di Instagram dan Facebook.

Ceritakan Startup Bisnis Anda dalam Copywriting

Ilustrasi Copywriting untuk Iklan Produk Kecantikan
Bagikan Cerita Startup Skin Care Anda
Designed by macrovector_official / Freepik

Setiap orang –terutama orang Indonesia– suka dengan cerita. Ratusan judul sinetron dengan ratusan episode di TV tetap eksis karenanya.

Ceritakan di dalam Copywriting Anda, gimana Anda memulai bisnis skin care, kenapa Anda mulai jualan. Bagikan motivasi, visi dan misi bisnis Anda. Sedikit behind-the-scene bisnis, rintangan dan halangan, inspirasi, bahkan proses produksi.

Beri mereka alasan untuk peduli pada brand Anda.

Storytelling bisa memberi pengaruh ke produk Anda, membuat skin care terasa personal dan familiar.

Hal ini membantu pelanggan untuk terhubung dengan brand Anda karena alasan atau latar belakang yang sama.

Manfaatkan Beauty Blogging yang Suka Mengulas Skin Care

Kalau Anda tidak hobi menulis, pertimbangkan untuk meng-hire penulis profesional yang memahami merek dan produk kecantikan. Blogging sudah menjadi cara marketing murah dan efektif dengan metode Inbound Marketing.

Seringnya calon pelanggan akan mencari di Google cara untuk menyelesaikan permasalahan mereka.

Mereka adalah orang-orang yang frustrasi dengan permasalahan yang mereka hadapi dan ingin masalah tersebut segera pergi dan menghilang tanpa kembali.

Sangat disayangkan kalau brand Anda tidak memiliki blog untuk berinteraksi dengan pembeli.

Lebih mudah menjual ke mereka melalui blog Anda, blog kecantikan atau review Youtube karena para penulis ‘biasanya’ jujur dan objektif dalam memberikan penilaian suatu produk.

Gunakan Jasa Copywriting Bisnis yang berfokus pada Skin Care

Kalau Anda tidak punya waktu untuk mengurus copywriting produk Skin Care Anda karena sudah sibuk dengan bisnis, coba bicarakan dengan kami. Wordpixels Creative akan meneliti produk Anda lebih dalam dan mencari selling point yang mungkin Anda lewatkan.

Apakah bisnis Anda sudah pakai Copywriting untuk profil brand Skin Care Anda? Bagaimana cara Anda meningkatkan engagement rate? Ceritakan pengalaman Anda di Direct Marketing pada kolom komentar di bawah.

Credit Featured Illustration: Banner vector created by macrovector – www.freepik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *