5 3 votes
Article Rating

Cara Menjadi Blogger yang Menghasilkan Uang & Perkiraan Modal

Siapa yang tak ingin duduk santai sambil ngopi setiap pagi sambil periksa saldo Google Adsense seribu dollar? Semua itu bisa Anda raih dengan cara menjadi blogger yang menghasilkan uang.

Screenshot gajian Adsense para mastah tayang di media sosial Anda, menampakkan gaji dollar berdigit ganda. Anda yang awalnya tidak tertarik pada mastah tersebut mulai penasaran.

Apa sih, yang dia lakuin, kok bisa dapat duit dari Google?

Ada banyak jawaban, tapi yang bisa saya jawab saat ini, mungkin saja mastah tersebut seorang blogger sukses dengan ribuan konten yang ditayangkan di hadapan jutaan pengguna internet setiap harinya.

Lalu, Anda mencoba menghubungi mastah tersebut dan minta diajari cara mendapat uang dari Internet. Singkatnya, mastah tersebut memberitahu Anda bahwa uang tersebut ia peroleh dari Google dengan menjadi blogger.

Penasaran, Anda ketik kata kunci “cara menjadi blogger” di mesin pencari. Anda klik semua tautan di halaman satu hasil pencarian Google dan membaca semua artikel tersebut.

Tapi ternyata, semua artikel yang Anda baca hanya menyebutkan teori dasarnya saja. Jarang sekali yang memberikan langkah konkret tentang apa yang harus Anda lakukan.

Ya, Anda sudah paham bahwa blog bisa dilakukan dengan Blogger dan WordPress. Ya, Anda paham bahwa Google akan membayar Anda melalui Google Adsense.

Tapi bagaimana caranya melangkah ke sana?

Anda sudah tahu tempat tujuan, tapi tidak tahu jalannya.

Perlu waktu lama kalau Anda harus membuat jalan sendiri. Akan lebih mudah kalau ada seorang mastah yang menunjukkan jalan yang sudah mereka buat.

Benar, kan?

Terlalu banyak kawan-kawan yang menghubungi saya dan bertanya bagaimana caranya jadi blogger?

Panduan ini membahas cara menjadi blogger hingga menghasilkan uang dengan langkah-langkah konkrit yang bisa Anda tiru.

Persiapan Mental Blogger

Sebenarnya, blogging bisa dilakukan oleh siapa saja dan pelakunya sudah bisa disebut blogger. Tapi agar blogging bisa jadi pemasukan, tentu perlu kerja keras.

Sebagai pemula dalam dunia blogging, hilangkan dulu jauh-jauh harapan untuk panen dollar atau rupiah dalam satu tahun pertama.

Kalau Anda perlu uang cepat, blogging bukan untuk Anda.

Kalau Anda perlu easy money, blogging juga bukan untuk Anda.

Kalau Anda perlu ketenaran, sayangnya blogging juga bukan untuk Anda.

Lalu, apa blogging sebenarnya?

Blogging adalah aktivitas repetitif, melelahkan, dan membosankan yang membuat postur tubuh Anda buruk karena duduk terlalu lama di depan komputer, dan membuat mata minus karena terlalu sering menghadap layar laptop maupun smartphone.

Wah, kenapa saya harus jadi blogger kalau begitu?

Tidak ada yang memaksa. 

Kalau Anda tidak siap dengan bayangan hidup seperti yang saya jabarkan di atas, silakan tutup halaman ini dan lupakan cita-cita menjadi blogger sukses yang menghasilkan uang.

Blogging tidak akan menghasilkan uang setidaknya sampai 6 bulan pertama Anda serius menjalaninya.

Itu pun tidak ada jaminan bahwa Anda akan sukses dalam 6 bulan pertama.

Tidak ada jaminan apapun dalam dunia blogging ini. 

Kebanyakan mereka yang sukses addalah orang-orang dengan dedikasi tinggi, waktu luang yang banyak, dan lambung yang kuat setelah berliter-liter kopi yang menjaga mata tetap melek selama lembur semalaman.

Kalau saya ditanya, “Mbak Aicha kenapa blogging?”

Jawaban saya karena saya ini pengangguran yang hobi nulis. Jadi, kenapa tidak menulis sesuatu yang bermanfaat lalu dibagikan orang lain?

Dalam prosesnya, saya tidak keberatan kalau tidak berhasil menjaring banyak dollar, euro, atau dollar Zimbabwe. Sebagai orang yang hobi nulis, saya menjadi blogger di sela-sela waktu untuk belajar.

Karena kata Ayah saya, cara terbaik untuk belajar adalah dengan mengajarkan pada orang lain.

So, di sinilah saya, menulis artikel ini pukul 21:10 waktu Jerman di musim dingin. Berharap Anda membaca tulisan saya dan ingin membangun aset masa depan berupa Blog yang menghasilkan uang.

Ya, blog adalah aset digital yang bisa menghasilkan uang jika Anda lakukan dengan serius, sungguh-sungguh, dan benar.

Masih ingin jadi blogger? Kalau iya, silakan lanjut baca, ya?

Kenapa Anda Ingin Jadi Blogger?

"Kalau Anda ingin menjadi blogger sukses dan menghasilkan uang, maka tujuan Anda blogging adalah binis. Oleh sebab itu, Anda harus memperlakukan blogging sebagai bisnis."

Aicha Mahavikri

Segala perbuatan dihitung berdasarkan niat. Niat atau tujuan membantu Anda menentukan arah blog yang akan Anda buat.

Tanpa tujuan, blog Anda hanya akan jadi seperti mall di musim pandemi.

Banyak uang yang dihabiskan untuk membangun tapi tidak ada pengunjung, tidak ada pemasukan.

Tanya diri Anda, untuk apa Anda nge-blog?

Apakah untuk menuangkan hobi menulis–apa Anda sendiri suka nulis? Ataukah blogging sebagai media curhat?

Kenapa Anda memilih jadi blogger? Kenapa tidak jualan Lele saja? Masih banyak warung Pecel Lele yang perlu stok Lele ratusan setiap harinya.

Kalau Anda ingin menjadi blogger sukses dan menghasilkan uang, maka tujuan Anda blogging adalah binis. 

Oleh sebab itu, Anda harus memperlakukan blogging sebagai bisnis.

Tidak ada bisnis yang bisa dimulai modal dengkul. Bisnis modal dengkul pun masih perlu lutut Anda untuk bergerak. Betul, tidak?

Setelah Anda menetapkan tujuan blogging Anda adalah pencapaian finansial, maka Anda harus siap mengeluarkan modal dengan menyewa hosting dan membeli domain.

Affiliasi: Kalau Anda ingin menggunakan link afiliasi domainesia saya, silakan klik di sini. Saya akan mendapat komisi setiap kali Anda membeli dari link afiliasi saya.

Mulai Online dan Jadi Blogger

“Kenapa harus beli hosting dan domain? Kan ada hosting dan domain gratisan dari blogspot.”

Memang, Anda bisa mulai blogging dengan gratis menggunakan Blogger.com atau WordPress.com. Tapi keduanya tidak reliable

Menggunakan hosting gratisan termasuk salah satu kesalahan blogger pemula yang paling sering dilakukan. Karena hosting gratisan tidak bisa menjamin data Anda akan selalu aman.

Belum lagi, platform blogging gratisan biasanya memiliki fitur-fitur terbatas. Kalaupun ingin menggunakan fitur tambahan, Anda harus keluar biaya lagi.

Pada akhirnya, akan lebih murah kalau sejak awal Anda menggunakan WordPress Self-Hosting dan menggunakan jasa hosting seperti Domainesia, NiagaHoster, Rumah Web, dan sejenisnya.

#1. Pilih Hosting Blog Anda

Budget: Rp 200.000

Menjadi blogger artinya Anda membangun rumah dan mengisinya dengan perabotan cantik, makanan lezat, dan suasana yang nyaman.

Apa yang harus Anda lakukan ketika membangun rumah?

Tentu membeli tanah, betul tidak?

Hosting untuk blog ibarat tanah untuk rumah. Saran saya, tidak perlu pilih hosting yang terdedikasi untuk WordPress. Anda bisa pindah layanan atau upgrade kapasitas hosting kapan saja.

Di sini, saya buatkan perkiraan modal menjadi blogger dengan biaya masuk akal. Tidak terlalu murah, tidak terlalu mahal juga.

Biaya Rp 200.000 untuk hosting satu tahun pertama sudah realistis. Pilih cloud host biasa saja lalu install WordPress di sana.

#2. Pilih Domain Blog Anda

Budget: Rp 200.000

Kalau hosting adalah ukuran tanah, maka domain adalah alamatnya. Setiap rumah pasti memiliki alamat, betul tidak?

Setelah Anda punya hosting, Anda harus membeli alamat domain yang sesuai dengan brand blog Anda. 

Anda bisa gunakan nama, istilah lucu, atau kata-kata yang belum di-branding dan memiliki hak cipta oleh orang lain.

Pastikan Anda memilih Top-Level Domain (TLD) seperti dot com, dot net, dot id, dan jajarannya.

Secara umum, dot com lebih baik karena lebih mudah diingat. Masyarakat pun lebih familiar dengan TLD dot com.

Sebelum menentukan domain, cek apakah nama domain yang Anda pilih sudah dimiliki olah orang lain.

Kasus pernah terjadi pada kawan saya orang Kanada yang menggunakan nama Andre Coco pada blog-nya, lalu kesulitan saat scale-up. Sebabnya, karena sudah ada produk coco channel di negara tersebut.

Meskipun beda niche, tetap saja hak cipta tidak bisa diganggu.

“Wah, apa itu niche, Mbak Aicha?”

#3. Tentukan Niche Blog Anda

Niche atau niche market adalah segmentasi pasar yang ingin Anda tuju ketika membuat blog. Berikut ini beberapa niche populer yang bisa Anda pilih;

  • Berita (news)
  • Olahraga & Diet (Fitness & Weight Loss)
  • Kesehatan (Health)
  • Hewan Peliharaan (Pets)
  • Kecantikan (Beauty)
  • Teknologi & Perangkat (Tech & Gadget)
  • Parenting
  • Keuangan (Finance)
  • Keluarga (Home & Family)
  • Garden, DIY & Craft
  • Home Decor
  • Game
  •  
  •  

Ada banyak sekali niche dan micro niche untuk Anda pilih. Kuncinya adalah memilih niche yang Anda sukai, pahami, dan ingin Anda bangun.

Anda tidak perlu menarget niche yang begitu besar dan luas karena akan sulit bersaing dengan website-website monster seperti Detik dan Tribun News.

Akan lebih baik kalau Anda fokus pada niche yang Anda tahu, meskipun hanya micro niche, lalu bangun fans Anda dari sana.

Kalau masih bingung soal niche, gunakan Google Trends dan cari topik yang terus bertumbuh dalam 5 tahun belakangan.

Kalau masih bingung juga, Anda bisa membuat blog niche gado-gado. Lalu dari sana, lihat topik apa yang mendapat pengunjung paling banyak.

#4. Pilih Desain Tema Blog

Tanah sudah, alamat sudah, segmen pasar sudah. Selanjutnya, Anda pilih desain blog yang Anda inginkan.

Tema blog gratisan yang populer dipakai adalah Generate Press dan Astra. Tapi tidak harus dua itu.

Anda mungkin sering mendengar orang bertanya seperti ini;

“Tema apa yang bagus dan nggak lelet, mastah?”

Faktanya, Anda tidak perlu khawatir soal tema kalau Anda masih pakai shared hosting tahunan. Note: Kalau Anda sewa webhosting dan membayar tahunan, maka Anda masih pakai shared hosting.

Shared hosting artinya Anda berbagi tanah hosting dengan orang lain. 

Akan ada orang yang menggunakan tanah tersebut untuk jualan ikan hingga baunya sampai ke rumah Anda. 

Mau sebanyak apapun Anda menggunakan Glade, tetap saja rumah Anda bau, karena ada di tanah yang sama.

So, buat apa khawatirkan page speed  kalau Anda masih menggunakan shared hosting?

Khawatirkan page speed dan kecepatan loading website NANTI setelah Anda memindahkan blog Anda ke Virtual Private Server (VPS) yang Anda bayar perbulan.

Biaya VPS sekitar $10 per bulan, artinya $120 per tahun. Tentu beda jauh dengan shared hosting dengan biaya Rp 300.000 ribu per tahun.

Pilih saja tema yang menurut Anda gampang dipakai, tidak terlalu ribet, dan nyaman dilihat.

Beberapa pakar SEO dan blogger menyarankan Anda menggunakan page builder seperti Elementor Pro. Alasannya, page builder lebih fleksibel. 

Anda bisa membuat tampilan blog lebih nyaman dan lebih fluid agar pengunjung betah lebih lama. 

Algoritma Google sudah pandai membaca struktur web, jadi Anda tidak perlu repot-repot coding hanya untuk mendapatkan tampilan yang Anda inginkan di blog.

Artikel Blog, Segala yang Anda Harus Tahu

Ada banyak metode untuk menulis artikel. Semuanya tergantung pada apa yang Anda inginkan.

Apakah Anda ingin trafik organik dari mesin pencari seperti Google, Bing, Duckduck Go, dan Ecosia?

Ataukah Anda ingin trafik dari media sosial dan forum seperti Pinterest, Facebook, Twitter, dan Instagram?

Jangan salah. Keduanya sama-sama bisa menghasilkan uang.

Seseorang di Reddit pernah membagikan pengalaman kawannya yang berhasil meraup $500 per bulan hanya dengan menulis artikel tentang hal yang dia sukai dan pahami betul.

Kawan ini tidak menggunakan teknik SEO apapun. Dia hanya membagikan artikel to-the-point tentang hal yang dia tahu, lalu membagikannya ke twitter dengan follower kurang dari 1.500 orang.

Inilah bukti bahwa SEO bukan segalanya, melainkan networking. Asalkan Anda punya kolam, tanpa SEO pun Anda bisa gajian Adsense.

Nah, kalau Anda belum punya kolam, maka tujuan Anda sebaiknya trafik organik dan belajar tentang artikel SEO.

Pelajari juga: Saya sudah menulis panduan cara menulis artikel SEO yang berisi metode saya dalam riset kata kunci (keyword) untuk meraih halaman satu Google.

#1. Harga Jasa Penulis Artikel

Budget: minimal Rp 100.000 untuk 1 artikel 1.000 kata

Kalau Anda enggan atau tidak punya waktu untuk menulis artikel, gunakan saja jasa penulis artikel untuk membuat konten blog Anda.

Harga jasa ini bervariasi. Mulai dari Rp 15.000 per 1.000 kata, sampai Rp 2.000.000 per 1.000 kata.

Tentu Anda harus pilih yang sesuai budget dan sesuai kriteria kualitas. 

Anda tidak mau blog Anda dianggap sampah karena artikel yang ada di dalamnya hanyalah artikel spun, hasil translate Google, atau artikel tak jelas lainnya.

Artikel yang realistis untuk blogger harganya sekitar Rp 30.000 per 1.000 kata. Ini adalah artikel kualitas dasar dengan penulis jam terbang minim. Alur tulisan biasanya masih kurang jelas.

Kalau dibaca dalam hati, akan menimbulkan rasa “heh?” dan janggal.

Artikel yang pantas untuk masuk ke blog Anda yang nantinya akan dijadikan sumber penghasilan, ada di harga Rp 100.000 sampai Rp 500.000 per 1.000 kata.

Sebelum blog Anda bisa diuangkan (monetize), Anda harus memiliki setidaknya 10 sampai 30 artikel dengan jumlah kata masing-masing minimal 800.

“Anda tidak mau blog Anda dianggap sampah karena artikel yang ada di dalamnya hanyalah artikel spun, hasil translate Google, atau artikel tak jelas lainnya.”

Aicha Mahavikri - Wordpixels Creative

#2. Konsisten dalam Membangun Blog

Kalau Anda tidak memiliki dana, maka jadwalkan waktu menulis artikel dalam satu minggu. Kalau Anda bisa menulis tiap hari, bagus.

Kalau tidak, pilih waktu di mana Anda mau dan bersedia duduk di depan laptop dan mulai menulis.

Selain artikel, Anda harus luangkan waktu untuk audit blog secara berkala. Buat jadwal saja. Hari-hari apa saja dalam seminggu untuk yang Anda curahkan untuk blogging.

Jadwal sangat penting karena blogging tidak hanya aktivitas satu-dua bulan.

“Selain artikel, Anda harus luangkan waktu untuk audit blog secara berkala. Buat jadwal saja. Hari-hari apa saja dalam seminggu untuk yang Anda curahkan untuk blogging.”

Aicha Mahavikri - Wordpixels Creative

Google Analytics dan Google Search Console untuk Blogger

Google Search Console (GSC) dan Google Analytics (GA) adalah tools dari Google untuk mengidentifikasi pengunjung blog Anda.

Dengan dua tools tersebut, Anda bisa melihat;

  • berapa pengunjung blog, 
  • darimana mereka berasal, 
  • perangkat yang mereka gunakan untuk mengakses, 
  • darimana mereka menemukan blog Anda,
  • berapa lama waktu yang mereka habiskan di blog Anda,

Untuk mengaplikasikan Google Analytics di WordPress, ikuti panduan ini. Untuk Google Search Console, ikuti panduan ini.

Anda sebaiknya memasang keduanya agar mendapat informasi maksimal tentang pengunjung blog Anda.

Perlu waktu bagi kedua tools tersebut untuk mulai menampilkan data. Biasanya dalam satu minggu, Anda sudah bisa menerima data yang dikumpulkan.

Cara Promosi Blog

Sekarang, Anda sudah memiliki blog, sudah memiliki artikel, dan blog Anda sudah terhubung dengan GA dan GSC.

Selanjutnya, Anda harus mempromosikan Artikel Anda, baik dengan metode berbayar atau gratisan.

Kalau berbayar, maka gunakan Facebook Ads, Instagram Ads, atau sekalian saja Google Ads. Ketiganya bertujuan untuk mempromosikan konten dan blog Anda.

Mau berbayar atau gratis, Anda sebaiknya menerapkan teknik content repurpose dan content syndication.

Promosikan Konten Artikel sebagai Blogger
Manfaatkan artikel Anda untuk mendapat trafik lebih

#1. Content Repurpose

Content repurpose adalah daur ulang konten Anda menjadi konten yang lain. Misalnya Anda sudah memiliki 1 artikel yang Anda buat atau beli dari jasa penulis konten.

Selanjutnya, gunakan 1 artikel itu untuk membuat;

Infografis

Gunakan Canva Pro untuk mengubah aritkel Anda menjadi Infografis singkat. Lalu, distribusikan infografis tersebut di media sosial.

Pasang di status WhatsApp, pasang di Story Instagram Anda, dan jadikan Board di Pinterest.

Untuk Pinterest, tambahkan minimal 2 Pin di Board yang Anda buat, lalu arahkan link ke artikel di blog Anda tersebut.

Gunakan sumber gambar yang tidak memiliki copyright seperti yang bersumber dari Unsplash, Pixabay, Freepik, dan Wikimedia Common.

Instagram/Facebook Post

Copy-paste beberapa kalimat dari artikel Anda, tambahkan gambar menarik, jadi! Kini, Anda memiliki konten untuk Instagram dan Facebook Anda.

Jangan lupa tautkan link menuju artikel tersebut di blog Anda setelah disingkat menggunakan Bitly.com.

Hati-hati saat membagikan tautan blog ke Facebook. Domain yang sering dibagikan ke Facebook oleh akun yang sama rawan terkena banned karena dianggap Spam oleh AI Facebook.

Selalu gunakan bitly atau URL Shortener.

Presentasi PowerPoint

Ubah artikel Anda menjadi power point dan bagikan ke SlideShare, Scribd, dan LinkedIn. 

Lagi-lagi, Canva Pro masih tool terbaik untuk membuat power point.

Video YouTube

Tahukah Anda tentang article to video? Ini adalah video berisi voice over suara yang membacakan artikel Anda beserta gambar statis.

Yah, sebenarnya tidak harus diberi voice over seperti video ini, tapi akan lebih menarik kalau diberi voice over.

Anda bisa menggunakan Toonly, Canva Pro, atau Lumen5.

Podcast

Kalau Anda sudah membuat voice over untuk video YouTube, sekalian saja gunakan voice over tersebut untuk Podcast. Upload ke SoundCloud, atau Spotify Indonesia.

#2. Content Syndication

Untuk mempromosikan konten blog Anda lebih jauh dan semakin mengukuhkan pekerjaan Anda sebagai blogger, gunakan teknik content syndication.

Teknik ini adalah teknik white-hat yang direkomendasikan oleh Google dan para mastah SEO di seluruh dunia.

Pada dasarnya, content syndication adalah mendistribusikan kembali artikel atau konten blog Anda ke blog lain. Kontennya sama persis, hanya copy-paste.

“Kalau konten copy-paste, apa nggak kena penalti Google?”

Inilah beda antara konten duplikasi copy-paste dengan content syndication.

Content syndication menggunakan tag rel=canoninal, bahkan kadang menggunakan NoIndex agar tidak muncul di Google.

Tag rel=canonical berfungsi untuk memberitahu Google bahwa konten ini sudah pernah dipublikasikan di blog lain, yaitu blog Anda. 

Content syndication menggunakan tag tersebut dan mengakui bahwa blog Anda adalah sumber artikel tersebut.

Beda jauh dengan artikel curian yang tidak menyebutkan blog Anda dan mencantumkan canonical tag, ‘kan?

Lakukan content syndication di website berikut ini;

  • Academia EDU – jadikan artikel Anda PDF,
  • Quora – jadikan artikel Anda jawaban,
  • Medium – cantumkan canonical tag pada fitur create a story di Medium,
  • Tumblr – tambahkan gambar untuk mempercantik blog tumblr Anda,
  • LinkedIn – copy-paste saja artikel Anda ke LinkedIn, jangan lupa sebutkan tautan asli artikel di blog Anda sebagai sumber,
  • Blog lain – edit artikel Anda sedikit, kurangi jumlah kata, dan tawarkan sebagai guest post di blog lain.

Pelajari juga: Dari 1 artikel berkualitas, Anda bisa memiliki konten untuk 10 platform lebih sebagai sumber pengunjung blog. Ini hanya bisa dilakukan kalau artikel yang Anda buat memang artikel berkualitas.

Backlinks

Backlink adalah tautan balik dari website atau blog lain yang mengarah ke blog Anda. Semakin banyak website dan blog yang menyebutkan blog Anda, semakin tinggi kemungkinan blog Anda mendapat pengunjung.

Backlink paling sering diributkan di dunia SEO dan blogging. Banyak orang rela keluar banyak uang untuk membeli backlink berkualitas.

Memang, backlink mampu mendorong blog Anda ke halaman satu Google. Tapi Anda harus pandai-pandai memilih dan menentukan strategi.

Dalam dunia SEO, ada teknik backlink black-hat, grey-hat, dan white-hat.

Anda bebas memilih teknik manapun. Saya sendiri tidak terlalu pusing dengan istilah-istilah tersebut. Saya hanya melihat apakah teknik yang saya pakai akan bermanfaat atau tidak.

Kalau lebih banyak resiko daripada manfaat, tentu tidak saya lakukan.

Pembahasan tentang backlink ini adalah pembahasan general tanpa menyebutkan golongan grup hat-hat tadi.

Backlink EDU

Backlink EDU diperoleh dari website akademi dan universitas seperti domain .ac.id dan .edu.

Jenis backlink ini bisa mendorong blog Anda secara signifikan karena blog EDU memiliki nilai lebih di mata Google.

Cara mendapat backlink EDU: 

  • Anda harus menjadi mahasiswa di suatu Universitas dan memiliki blog kampus,
  • Anda memiliki akses ke website kampus,
  • Anda berkomentar di kolom komentar postingan di blog EDU (biasanya hanya no-follow), atau
  • Menggunakan jasa backlink EDU.

Backlink PBN

Private Blog Network (PBN) adalah blog-blog yang dimiliki oleh satu orang atau satu organisasi. Ini adalah pengertian umum.

Namun pada prakteknya, makna PBN telah bergeser menjadi blog yang difungsikan sebagai pendorong ranking blog moneysite.

Backlink PBN mirip dengan backlink yang Anda peroleh dari guest post, namun lebih mudah, lebih murah, tapi biasanya juga lebih beresiko.

Saya tidak bisa merekomendasikan PBN mana yang bagus karena saya sendiri jarang pakai PBN. Mungkin lain kali setelah saya coba satu per satu jasa PBN yang ada, baru saya rekomendasikan.

Cara mendapatkan backlink PBN:

  • Hubungi mastah terpercaya dan terdekat untuk mendapatkan jasa PBN. Tidak ada cara lain selain membayar untuk mendapatkan PBN.
  • Anda bisa membuat PBN sendiri, tapi biaya perawatan yang dikeluarkan bisa sangat mahal, mencapai tiga puluh juta per tahun untuk 100 PBN kualitas rendah, belum termasuk biaya beli.

Backlink Guest Post

Anda bisa membuat artikel sendiri lalu minta blogger lain untuk menerbitkan artikel tersebut di blog mereka. Ini disebut guest posting.

Pada dasarnya, Google tidak mengijinkan guest posting yang berbayar. Tapi, masih ada cara lain untuk guest posting tanpa menyalahi aturan.

Cara mendapat backlink dengan Guest Post:

  • Cari blogger lain yang berada dalam niche yang sama dengan Anda, lalu tawarkan artikel buatan Anda. Minta backlink sebagai reward.
  • Langganan newsletter mereka, cek artikel yang dikirim lewat newsletter. Hubungi blogger tersebut dan bilang bahwa Anda menyukai artikel tersebut dan memberi backlink ke artikel tersebut. Biasanya, blogger tersebut bersedia memberi backlink kembali.
  • Gunakan Google untuk mencari blog yang menerima guest post.

Backlink Otoritas (Authority Backlink)

Ini adalah backlink powerful untuk mendorong peringkat blog Anda. Backlink jenis ini berasal dari website besar yang terkenal dan memiliki peringkat Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA) tinggi, umumnya di atas 55.

Untuk mendapatkan backlink otoritas, Anda bisa mengirimkan artikel ke website besar yang menerima rubrik opini seperti Kumparan, Kompas, Kompasiana, Female Daily, Tribun, dan Detik.

Cara mendapatkan backlink authority:

  • Daftar ke berbagai website terkenal, lalu kirimkan tulisan. Kalau diterima, alhamdulillah. Kalau ditolak, perbaiki lagi sampai diterima.
  • Gunakan jasa press release. Harga yang ditawarkan biasanya mulai dari Rp 1.500.000

Backlink Profile

Backlink profile berasal dari website-website besar yang menyediakan profil pengguna. Misalnya saja, Anda membuat akun di calendly.com lalu memasukkan alamat domain blog Anda di kolom profil.

Oleh sebab itulah disebut backlink profil.

Cara mendapatkan backlink profile:

  • Silakan lihat daftar backlink profile dan daftarkan blog Anda ke website tersebut satu per satu. Masukkan alamat domain Anda misalnya www.blogardian.com ke salah satu kolom profil tersedia, atau
  • Gunakan jasa penyedia backlink profile.

Menjadi Blogger yang Menghasilkan Uang, Lakukan Ini

Sekarang, Anda sudah memahami teori yang diperlukan untuk menjadi blogger yang menghasilkan uang. Pertanyaannya, bagaimana prakteknya?

Bulan Pertama

Setelah Anda memiliki blog online dan aktif, isi blog Anda dengan 5 halaman plus plugin wajib ini agar blog Anda lebih mudah lolos Google Adsense.

Pasang Halaman urusan Legal

#1. Tentang Kami (About Us)

Halaman ini menjelaskan tentang apa blog yang Anda buat tersebut. Lihat contoh halaman Tentang Kami yang saya buat.

#2. Kebijakan Privasi (Privacy Policy)

Kebijakan privasi sangat penting. Jika Anda membuat blog bule, pastikan Anda memiliki CCPA Compliance dan GDPR Compliance.

Gunakan generator ini untuk membuat Privacy Policy blog bule. Untuk bahasa Indonesia, terjemahkan saja halaman tersebut dengan Google Translate, lalu perbaiki sedikit.

#3. Disclaimer atau DMCA Disclaimer

Kalau blog Anda kebanyakan berisi artikel, gunakan generator ini untuk membuat disclaimer. 

Kalau blog Anda berisi banyak gambar seperti galeri, wallpaper, atau niche home decor dan sejenisnya, tiru DMCA Disclaimer ini.

#4. Terms of Use

Gunakan generator terms of use untuk membuat ToU website Anda. Terjemahkan dalam bahasa Indonesia kalau blog Anda untuk lokal.

#5. Kontak atau Impressum

Halaman Kontak berisi email, alamat Anda (Provinsi-Negara), dan bagaimana orang-orang bisa menghubungi Anda.

Kalau blog Anda menarget pengunjung Uni Eropa, kadang Anda diminta untuk menambahkan Impressum. 

Impressum berisi;

  • kontak, 
  • nomor pajak (jika Anda menjual barang lewat blog tersebut),
  • nomor rekening Bank, dan
  • penanggung jawab web.

#6. Pasang Cookies Acceptance

Gunakan Cookie Pro untuk membuat banner cookies acceptance. Tools tersebut gratis hingga kapasitas tertentu.

Pasang Backlink Profile

Setelah selesai, biarkan blog Anda selama 2 minggu sembari Anda menulis atau memesan artikel untuk diterbitkan nantinya. Pada bulan pertama ini, Anda juga bisa mulai memasang backlink profile.

Klik di sini untuk mendapatkan 100++ list backlink profile.

Bulan Kedua

Di bulan kedua ini, sambungkan blog Anda dengan Google Analytics dan Google Search Console (kalau belum). 

Mulai terbitkan artikel secara konsisten. Jadwalkan posting blog post hingga jumlahnya mencapai 10. Kalau bisa 30, bagus sekali.

Terus tambahkan backlink profile hingga mencapai minimal 100 domain yang mengarah ke blog Anda.

Buat akun di berbagai media sosial dan website seperti;

  • Medium
  • Pinterest
  • Tumblr
  • Instagram
  • Facebook
  • Snapchat
  • YouTube
  • Academia
  • LinkedIn
  • dan media sosial lain yang sesuai dengan niche Anda.

Bulan Ketiga

Di bulan ketiga ini, usahakan backlink profile Anda selesai. Jika bisa mencapai 100 domain yang mengarah ke blog Anda, bagus sekali. Kalau belum, tidak apa-apa.

Progress setiap blog berbeda-beda. Sabar saja.

Sekarang, Anda sudah menjadi blogger. Maka, tambahkan artikel baru di blog Anda sesuai dengan kapasitas Anda.

Umumnya, para mastah menyarankan untuk posting setiap hari. Tapi sebenarnya tidak wajib.

Anda bisa posting sebulan sekali, asalkan kualitas artikelnya baik, tinggi, dan bermanfaat bagi banyak orang.

Blog Wordpixels Creative ini postingannya tidak teratur. Kadang selama sebulan saya tidak posting sama sekali karena kesibukan.

So, sesuaikan saja dengan kemampuan Anda, seberapa sering Anda posting. Tidak perlu ngoyo. Santai saja tapi hayuk.

Bulan-bulan Berikutnya

Setelah bulan ketiga, usahakan setiap artikel yang Anda buat sudah Anda promosikan di platfform yang tadi saya bagikan di atas. 

Daur ulang konten Anda, cari blog lain yang menerima guest post, bangun network dengan blogger lain dalam satu niche. Bangun followers, lakukan dengan santai saja.

Usahakan aktif di media sosial, grup Facebook, grup WhatsApp, hingga forum-forum yang sesuai dengan niche Anda. Tujuannya untuk mempromosikan blog Anda dan berusaha mendapat backlink dari forum-forum dalam satu niche.

Klik di sini untuk mendapatkan 30++ backlink forum gratis.

Perlakukan Blog sebagai Bisnis

Agar menjadi blogger yang menghasilkan uang, Anda harus memperlakukan aktivitas blogging Anda sebagai bisnis.

Oleh sebab itu, anggarkan sejumlah uang untuk berinvestasi pada blog Anda. Misalnya seperti ini;

Perkiraan Modal Menjadi Blogger
Perkiraan Modal Menjadi Blogger untuk Pemula (Blog bahasa Inggris)

Harga artikel yang tercantum adalah harga bahasa Inggris dengan kualitas baik yang saya peroleh dari Fiverr. Sayangnya, langganan saya tersebut sudah menaikkan harga, sadar bahwa tulisannya memang bagus.

Hahaha…

Setiap bulan, Anda bisa anggarkan 400-500 ribu setiap bulan untuk membuat artikel berkualitas. Lalu, tambahkan anggaran 350 ribu untuk backlink.

Cara mendapatkan backlink paling mudah memang beli. Tapi, Anda tidak harus membeli backlink setiap bulan. Kalau Anda ingin memperoleh backlink berkualitas, beli saja setiap tiga bulan.

Caranya, sisihkan 350 ribu setiap bulan. Setelah 3 bulan, Anda sudah bisa membeli backlink berkualitas senilai satu juta.

Perkiraan Budget Membangun Blog

Kunci menjadi blogger yang menghasilkan uang adalah budgeting dan memperlakukan blogging sebagai aktivitas bisnis.

Modal Menjadi Blogger (Tahunan)

Item(s)

Modal

Hosting 

Rp 350.000 / tahun

Domain

Rp 150.000 / tahun

Tema Blog

Gratis ~ Rp 200.000 

Modal Menjadi Blogger (Bulanan)

Item(s)

Modal

Artikel @1.000 kata (5 artikel)

Rp 500.000

Backlink EDU/PBN/Profile

Rp 350.000

Canva Pro

Gratis ~ $12 / bulan

Guest Posting*

Rp 500.000

Press Release*

Rp 1.500.000

*tidak harus

Cara Mendapat Uang dari Blog

Anda sudah resmi menjadi blogger. Sekarang, saatnya Anda menghasilkan uang. Beberapa pilihan monetisasi blog adalah dengan iklan, afiliasi, atau menjual produk/jasa.

#1. Iklan: Google Adsense dan MGID. Bisa juga tawarkan slot iklan di blog Anda pada komunitas, UMKM, atau perusahaan dalam satu niche.

#2. Afiliasi: Clickbank, Amazon, dan afiliasi produk lokal.

#3. Jual produk/jasa: tawarkan produk dan jasa Anda sendiri di blog.

Monetisasi blog sangat mudah dilakukan karena ada banyak pilihan yang bisa Anda lakukan. Untuk panduan monetisasi blog, Anda bisa mengarah ke artikel teknis dari Google seperti artikel panduan iklan unit display ini dan artikel panduan ini.

Setelah Anda pasang Google Adsense misalnya, tunggu setidaknya 3 bulan. Karena dalam masa 3 bulan tersebut, blog Anda masih dalam masa ujicoba sanbox.

Oleh sebab itu penghasilan Anda pada 3 bulan pertama memasang Google Adsense bisa rendah sekali.

Jangan cemas, jangan khawatir. Tetap semangat nge-blog!

Setelah masa sandbox berakhir, peningkatan akan mulai terlihat.

Penutup

Ketika Anda baru saja memulai blogging, tidak perlu terburu-buru dan menghabiskan uang jutaan untuk membeli workshop, tools, dan hal apapun.

Fokus saja untuk menikmati proses blogging, lalu belajar dari blog-blog lain yang menyediakan cara menjadi blogger.

Barulah nanti setelah Anda pikir bisa menjalankan aktivitas blogging setiap hari dan menikmatinya, Anda bisa mulai pertimbangkan menjadi workshop dan mentor.

Kalau baru mulai, jelajahi saja dulu dunia blogging dengan trial and error. Silakan tanya di forum-forum seperti ads dot id dan Kaskus.

Bergabunglah dengan grup Facebook seperti WordPress Indonesia dan Blogger INDO. Pelajari juga soal SEO, blogging, backlinks, dan cara menulis dari mastah lainnya.

Kalau ada yang kurang jelas atau hal-hal yang terlewat, silakan kirimkan pertanyaan di kolom komentar, ya?

Bagikan artikel & ilmu bermanfaat
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on linkedin
5 3 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

© 2020 till beyond | Worpixels Creative Agency

×

Topik Bahasan